Nama Zuxxy dan Luxxy adalah anugerah terbesar bagi skena PUBG Mobile Indonesia. Mereka bukan sekadar pro player biasa, melainkan ikon yang membawa tim Bigetron Red Aliens (BTR RA) meraih puncak tertinggi dan membuat dunia esports mengakui talenta Indonesia. Dijuluki "Duo Tachibana" karena paras mereka yang identik, si kembar ini telah menorehkan sejarah yang sulit dilupakan.
Awal Karir Dengan Bigetron Red Aliens
Identitas: Made Bagas Pramudita (Zuxxy, kakak) dan Made Bagus Prabaswara (Luxxy, adik), lahir pada 31 Mei 2003.
Peran Utama: Zuxxy dikenal sebagai IGL (In-Game Leader) atau Scouter yang cerdas, memiliki kemampuan analisa dan rotasi yang luar biasa. Sementara Luxxy dikenal sebagai Fragger dan Sniper mematikan, dengan akurasi tembakan yang sulit tertandingi. Kombinasi brain dan aim ini membuat mereka menjadi duet yang sempurna.
Awal Bergabung: Keduanya mulai membela Bigetron Red Aliens sejak Mei 2018, menjadi bagian dari fondasi tim yang akan mendominasi dunia. Mereka bahkan menjadi pemain di bawah umur pertama yang sukses di kancah profesional PUBG Mobile.
Puncak Kejayaan Sang Juara Dunia
Era emas Zuxxy dan Luxxy di BTR RA adalah periode 2019-2020, saat mereka bersama-sama dengan roster legendaris seperti Ryzen dan Microboy.
| Turnamen | Tahun | Prestasi | Catatan |
| PMCO Fall Split Global Finals | 2019 | JUARA DUNIA | Zuxxy meraih gelar MVP (Most Valuable Player). |
| PUBG Mobile World League (PMWL) 2020: East | 2020 | JUARA DUNIA Regional East | Mengukuhkan dominasi BTR di Asia Timur. |
| PMPL SEA Season 2 | 2020 | Juara | Mendominasi tingkat Asia Tenggara. |
| PINC 2018 | 2018 | Juara | Gelar juara nasional pertama mereka. |
Penghargaan Individu: Zuxxy bahkan dinobatkan sebagai Esports Mobile Player of the Year oleh Esports Awards pada tahun 2020, pengakuan global atas kehebatannya.
Akhir Sebuah Era dan Perjalanan Baru
Setelah hampir lima tahun membela tim Robot Merah, sebuah momen paling mengejutkan terjadi di awal tahun 2023. Zuxxy dan Luxxy resmi mengumumkan perpisahan (farewell) mereka dari Bigetron Red Aliens.
Alasan: Dalam pengumuman perpisahan yang mengharukan, keduanya menyatakan keinginan untuk "mencari suasana baru" dan "terus berkembang" di luar zona nyaman Bigetron.
Dampak: Perpisahan ini disebut sebagai "The End of an Era" oleh CEO Bigetron, Edwin Chia, dan menggemparkan seluruh komunitas PUBG Mobile Indonesia karena betapa melekatnya nama si kembar dengan BTR RA.
Meskipun sempat berlabuh di tim lain (seperti Persija EVOS), si kembar legendaris ini tetap mempertahankan reputasi mereka sebagai pemain kelas dunia dan kerap kembali ke pelukan Bigetron di era yang berbeda (seperti Bigetron Knights), menunjukkan bahwa ikatan mereka dengan organisasi ini sangat kuat.
Zuxxy dan Luxxy bukan hanya sekadar pemain, mereka adalah simbol kejayaan esports Indonesia terutama tim bigetron esport. Perjalanan karir mereka, dari remaja hingga menjadi juara dunia, mereka menginspirasi banyak pemain esport di indonesia dan banyak generasi gamer di seluruh indonesia dan dunia.
kerennnn
BalasHapus